Suriah – Kepala intelijen Rusia Sergei Naryshkin mengatakan lembaga-lembaga intelijen Barat, dengan dukungan dari organisasi teroris White Helmets, telah melancarkan perang media melawan pemerintahan Suriah.

“Setelah beberapa penelitian, dengan bekerja sama dalam penelitian dengan wartawan Suriah, kami bisa buktikan bahwa tuduhan dan asumsi tentang penggunaan senjata kimia oleh pemerintahan Suriah hanyalah fitnah dan bohong dari pihak White Helmets yang didukungan pihak Barat.” katanya kepada Sputnik.

“Intelejen Inggris mensponsori White Helmets untuk membuat informasi dan klaim palsu terhadap pemerintahan Suriah dan tentaranya,” tambah Naryshkin.

Organisasi White Helmets dimiliki oleh badan intelijen Inggris dan AS, dan pendirinya, James Lammager, seorang mantan perwira intelijen Inggris yang diduga ditembak mati di rumahnya di Istanbul November lalu.

Rusia dan Suriah telah berulang kali mengatakan bahwa kelompok White Helmets ini telah bekerja sama dan berkolaborasi dengan teroris Front al-Nusra.

Kementerian Pertahanan Rusia mengumumkan pada 4 Februari, bahwa gerakan-gerakan kelompok teroris di Suriah telah banyak melakukan serangan kimia dan mengatakan bahwa kelompok White Helmets lah yang didukung oleh kelompok-kelompok teroris yang melakukannya untuk merencanakan tindakan provokatif baru di Suriah dengan zat beracun ini.

Haitham Abu Said, komisioner Komite Internasional untuk Hak Asasi Manusia di Timur Tengah, juga mengakui bahwa tentara Suriah tidak menggunakan senjata kimia di Ghouta Timur dan Khan al-Assal, dan bahwa film yang dirilis terbuat oleh white Helmets.

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *