Pesawat Boeing 737 Jatuh di Iran, Seluruh Penumpang Tewas

Seluruh penumpang pesawat Boeing 737 yang jatuh di Bandara Imam Khomeini di Teheran, Iran, dilaporkan tewas.

Dikutip dari AFP, pesawat Ukraine International Airlines itu jatuh tak lama setelah lepas landas, Rabu (8/1) pagi waktu setempat. Pesawat itu mengangkut 176 orang, yang terdiri dari 167 penumpang, dan sembilan kru.

“Sulit kemungkinan bahwa penumpang dalam penerbangan PS-752 masih hidup,” kata kepala Bulan Sabit Merah Iran kepada kantor berita ISNA. Sepuluh ambulans juga telah dikerahkan ke lokasi kejadian.

Dilansir dari CNN, Kepala Layanan Medis Darurat Iran Pirhossein Koulivand mengatakan petugas darurat telah dikerahkan ke tempat kejadian, akan tetapi tindakan penyelamatan belum dapat dilakukan karena api masih terus berkobar.

Belum diketahui penyebab kecelakaan itu. Dugaan sementara pesawat itu jatuh karena masalah teknis.

Layanan pelacakan penerbangan FlightRadar 24 mengatakan dalam sebuah tweet bahwa jet tersebut telah beroperasi selama sekitar tiga setengah tahun. (dea)

Sumber : viva.co.id

Kapal China Bertahan di Natuna, TNI Kirim 8 KRI Berpatroli

TNI mengerahkan delapan Kapal Republik Indonesia (KRI)

ini dilakukan lantaran sejumlah kapal nelayan China masih bertahan di Perairan Natuna hingga saat ini.

“Kami perkuat hingga delapan KRI di daerah operasi,” kata Kepala Dinas Penerangan Koarmada I Letkol Laut (P) Fajar Tri Rohadi lewat pesan singkat kepada xxx, Senin (6/1).

Dia mengatakan bahwa situasi di Perairan Natuna belum banyak berubah sejak Minggu (5/1).

Pihaknya, lanjut Fajar, masih terus melakukan upaya mengatasi situasi tersebut dengan melakukan berbagai pengembangan langkah sesuai perkembangan situasi di lapangan.

“Kondisi belum banyak berubah dari kemarin,” tutur Fajar.

Sebelumnya, Fajar menyampaikan bahwa hingga Minggu (5/1) kapal nelayan China masih bertahan di Perairan Natuna. Ia mengatakan kapal-kapal asing tersebut bersikukuh melakukan penangkapan ikan yang berjarak sekitar 130 mil dari perairan Ranai, Natuna.

“Mereka didampingi dua kapal penjaga pantai dan satu kapal pengawas perikanan China,” kata Fajar dalam konferensi pers di Pangkalan Udara TNI AL di Tanjungpinang, Kepri, Minggu (5/1) dikutip dari Antara.

Fajar menegaskan bahwa TNI sudah melakukan gelar operasi dengan menurunkan dua unsur KRI guna mengusir kapal asing tersebut keluar dari Laut Natuna.

“Kami juga gencar berkomunikasi secara aktif dengan kapal penjaga pantai China agar dengan sendirinya segera meninggalkan perairan tersebut,” katanya.

Operasi ini, kata dia, tidak memiliki batas waktu sampai kapal China betul-betul angkat kaki dari wilayah maritim Indonesia.

Presiden Joko Widodo sendiri telah menyatakan bahwa pemerintah tidak akan berkompromi dalam mempertahankan kedaulatan Indonesia, terkait polemik klaim kepemilikan perairan Natuna oleh China. Pernyataan ini disampaikan oleh Juru Bicara Presiden Fadjroel Rachman.

“Tak ada kompromi dalam mempertahankan kedaulatan Indonesia,” kata Jokowi melalui Fadjroel yang disampaikan kepada CNNIndonesia.com, Sabtu (4/1).

Kendati begitu, Jokowi tak membantah bila pemerintah tetap memprioritaskan kebijakan diplomatik damai dalam menyelesaikan polemik dengan Negeri Tirai Bambu itu. Langkah ini merupakan arahan dari kepala negara.

Erdogan Resmi Umumkan Akan Kirimkan Pasukan Ke Libya

Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan mengumumkan konsep mengirim pasukan ke Libya, untuk menunjang Pemerintah Perjanjian Nasional (GNA) yang diakui dunia. Dalam pidatonya di Ankara, Erdogan tunjukkan dapat mengirim usulan itu ke parlemen yang dapat bersidang pada 7 Januari mendatang. Kepada partainya, AK Parti, dia mengatakan pengiriman pasukan Turki ke Libya berjalan sehabis mereka mendapat permintaan.

“Atas izin Tuhan, usul kita itu dapat lolos pada 8-9 Januari, supaya kita sanggup segera beri tambahan respons,” ujarnya. Menyusul pengumuman Erdogan, Menteri Dalam Negeri Fathi Bashagha tunjukkan Libya sanggup berharap pemberian jika perang di Tripoli meningkat. “Jika kondisi mengalami eskalasi, maka kita mempunyai hak untuk menjaga Tripoli maupun warganya,” kata Bashagha dilansir Al Jazeera Kamis (26/12/2019). November lalu, pejabat Turki dan Libya, yang dipimpin Perdana Menteri GNA Fayez al-Sarraj, meneken nota kesepahaman kerja serupa bidang keamanan dan militer. Ankara perlu keinginan formal dari Tripoli sebelum sanggup mengajukan usulan yang dapat diserahkan ke parlemen. Menurut jurnalis Al Jazeera Mahmoud Abdelwahed berujar, nota kesepahaman pada dua negara tak mengatakan pengiriman pasukan. “Karena itu, Erdogan butuh keinginan formal sebelum kemudian melanjutkan dengan pengajuan usulan kepada parlemen,” terang Abdelwahed. Pengumuman itu dibuat sehabis Erdogan jalankan kunjungan mendadak ke Tunisia, dan berjumpa Presiden Kais Saied peranan mengupas perkembangan Libya.

Negara di utara Afrika itu mengalami gejolak sejak aksi yang di dukung NATO menjungkalkan pemimpinnya, Muammar Gaddafi, 2011 silam. Sejak 2014, negara itu terpecah menjadi dua faksi, bersama dengan GNA yang di dukung dunia mengontrol Tripoli dan bermarkas di barat laut.

Sementara pemerintahan Tentara Nasional Libya (LNA) bermukim di timur, dan dipimpin loyalis Gaddafi, komandan Khalifa Haftar. Sejak awal April, Haftar telah menggelar serangan untuk merebut Tripoli, di mana dia menuduh GNA menyusupkan “elemen teroris”. Turki dan Qatar mendukung GNA. Sementara Rusia, Mesir, Arab Saudi, hingga Perancis mengambil keputusan berada di segi Haftar. Abdelwahed menjelaskan, pengiriman tentara Turki ke Libya dapat mendukung pasukan GNA dalam menjaga Tripoli. Dia memaparkan berdasarkan Info dari komandan GNA, loyalis Haftar telah menguasai lokasi strategis di selatan Tripoli. Selain itu, GNA terhitung mengaku kuatir sebab lihat ada campur tangan Rusia di Haftar, yang sempat dibantah Moskwa November lalu. “Karena itu, kehadiran serdadu Turki di tanah Libya tahu dapat mendukung memberikan perbedaan,” terang Abdelwahed.

Negara di utara Afrika itu mengalami gejolak sejak aksi yang di dukung NATO menjungkalkan pemimpinnya, Muammar Gaddafi, 2011 silam. Sejak 2014, negara itu terpecah menjadi dua faksi, bersama dengan GNA yang di dukung dunia mengontrol Tripoli dan bermarkas di barat laut.

Sementara pemerintahan Tentara Nasional Libya (LNA) bermukim di timur, dan dipimpin loyalis Gaddafi, komandan Khalifa Haftar. Sejak awal April, Haftar telah menggelar serangan untuk merebut Tripoli, di mana dia menuduh GNA menyusupkan “elemen teroris”. Turki dan Qatar mendukung GNA. Sementara Rusia, Mesir, Arab Saudi, hingga Perancis mengambil keputusan berada di segi Haftar. Abdelwahed menjelaskan, pengiriman tentara Turki ke Libya dapat mendukung pasukan GNA dalam menjaga Tripoli. Dia memaparkan berdasarkan Info dari komandan GNA, loyalis Haftar telah menguasai lokasi strategis di selatan Tripoli. Selain itu, GNA terhitung mengaku kuatir sebab lihat ada campur tangan Rusia di Haftar, yang sempat dibantah Moskwa November lalu. “Karena itu, kehadiran serdadu Turki di tanah Libya tahu dapat mendukung memberikan perbedaan,” terang Abdelwahed.

Pesawat Berisi 100 Lebih Penumpang Jatuh Dipemungkiman Warga

Sebanyak sembilan orang dilakukan konfirmasi tewas dan lebih dari satu lainnya terluka setelah pesawat maskapai Bek Air jatuh di dekat Bandara Almaty, Kazakhstan, terhadap Jumat (27/12).

Berdasarkan Badan Penerbangan Sipil Kazakhstan, pesawat yang mengangkut 100 penumpang termasuk lima awak itu “kehilangan kendali ketinggian pas terlepas landas sampai menerobos pagar beton” sebelum akan menabrak sebuah bangunan.

Dikutip Al Jazeera, pihak Bandara Internasional Almaty menuturkan sudah membentuk komisi spesifik untuk menyelidiki kecelakaan tersebut.

Sejumlah gambar yang diunggah di fasilitas sosial membuktikan sejumlah petugas penyelamat sudah dikerahkan ke lokasi kejadian.

Menurut situs pelacak penerbangan Flightview.com, pesawat style Fokker 100 itu dijadwalkan meninggalkan Almaty terhadap pukul 07.05 pas lokal dan tiba di Ibu Kota Astana terhadap 08.40.

Presiden Kazakhstan Kasyym-Jomart Tokayev membuktikan belasungkawa kepada seluruh penumpang dan kerabat keluarga yang ditinggalkan.

“Semua korban yang terluka bakal mendapat bantuan. Semua yang bertanggung jawab bakal menanggung hukuman berat cocok dengan hukum yang ada,” kata Tokayev dikutip kantor berita Kaz Inform.

Israel Akui Ada Kesalahan Atas Serangan Gaza Tersebut

Tentara Israel mengakui serangan di Gaza yang menewaskan sembilan bagian keluarga disebabkan oleh penilaian yang keliru terhadap warga sipil.

Dilansir dari AFP, serangan udara 14 November menargetkan rumah Rasmi Abu Malhous. Tokoh yang dideskripsikan oleh Israel sebagai komandan Jihad Islam, gerakan gerilyawan Palestina di mana Israel udah melancarkan kampanye selama tiga hari.

Rasmi dan delapan bagian keluarganya terbunuh oleh serangan itu, terhitung lima anak.

Melalui pernyataannya, pihak tentara mengatakan bahwa intelijen yang dihimpun sebelum serangan tersebut mengindikasikan bahwa kediaman itu “ditetapkan sebagai kompleks militer organisasi teror Jihad Islam”.

Tentara udah memperkirakan bahwa warga sipil tidak dapat dirugikan akibat serangan di wilayah itu, yang diyakini tidak mampu diakses oleh bagian masyarakat. Namun penyelidikan militer sesudah itu menemukan perihal lain.

“Bahwa walaupun kesibukan militer dikerjakan di markas, daerah itu bukan kompleks tertutup, dan terhadap sesungguhnya warga sipil hadir di sana,” katanya.

Pihak tentara tunjukkan dapat belajar dari kekeliruan sehingga kejadian serupa tidak terulang. Tentara mengklaim pihaknya udah melaksanakan “upaya besar … untuk kurangi kerusakan terhadap non-pejuang”.

Laporan militer terhitung menyalahkan Jihadis sebab mengeksploitasi dan membahayakan non-kombatan bersama memasang aset militernya di jantung populasi sipil, selain bersama sengaja melakukan tindakan dari didalam wilayah sipil yang padat penduduk.

Gejolak tiga hari di awali dikala Israel membunuh seorang pejabat senior Jihadis di Gaza terhadap 12 November.

Kelompok Islam, yang bersekutu erat bersama penguasa Gaza Hamas, merespons bersama menembakkan lebih dari 450 roket ke Israel. Selama konfrontasi, pasukan Israel menyerang puluhan target di kantong.

Para pejabat Palestina mengatakan 35 warga Palestina terbunuh dan lebih dari 100 lainnya terluka. Tidak ada korban jiwa Israel.

Dalam laporan Selasa lalu, tentara Israel mengatakan operasi November udah berhasil mengimbuhkan pukulan terhadap grup Jihadis dan melayani untuk meningkatkan keamanan warga sipil Israel dan menolong menghindar “kampanye militer yang lebih luas.”

Demonstran dan Polisi Hong Kong Kembali Bentrok Pada Malam Natal

Malam Natal di Hong Kong terhadap Selasa (24/12) diwarnai dengan bentrokan antara demonstran dan polisi. Bahkan baku hantam itu berlangsung hingga ke dalam pusat perbelanjaan.

Seperti dilansir Associated Press, Rabu (25/12), demonstran garis keras yang mengenakan kaus hitam mendadak turun ke jalan dan menghancurkan sejumlah toko. Polisi lantas menanggapinya dengan mengirimkan bagian unit antihuru-hara.

Polisi lantas menembakkan gas air mata dan menangkap sejumlah pengunjuk rasa.

Unjuk rasa yang sudah berlangsung sepanjang enam bulan di Hong Kong belum membuktikan gejala bakal berakhir. Meski Pemimpin Hong Kong, Carrie Lam, memastikan mencabut Rancangan Undang-Undang Ekstradisi yang sebelumnya jadi pemicu aksi, namun dia menolak mengabulkan sejumlah tuntutan lainnya yang diajukan para pengunjuk rasa.

Para demonstran mendesak Lam mundur dan meminta jaminan kebebasan berekspresi dan politik, dan juga mendesak ribuan kawan mereka yang ditangkap dan mengusut kekerasan oleh polisi.

Demonstrasi itu berdampak terhadap pertumbuhan ekonomi dan pariwisata di Hong Kong.

Pasukan Filipina Selamatkan 2 Pelaut Asal Indonesia

Pasukan Filipina menyelamatkan dua pelaut Indonesia berinisial SM dan ML yang diculik kelompok Abu Sayyaf terhadap Minggu pagi (22/12). Dua orang ini termsuk di antara tiga pelaut Indonesia yang diculik oleh kelompok Abu Sayyaf terhadap September selanjutnya di perairan Malaysia di dekat ujung selatan Mindanao, Filipina.

Seorang pejabat militer mengungkap bahwa, serangan terhadap markas militan Islam ini menewaskan dua orang yaitu tentara dan militan kelompok tersebut.

Serangan ini berjalan selama 30 menit di pegunungan Panamao di Pulau Selatan Jolo.

“Selama baku tembak, ke dua korban (Indonesia) berhasil melarikan diri dan kami dapat menyelamatkan mereka,” kata Komandan Militer Letnan Jenderal Cirilito Sobejana kepada AFP.

Berdasar keterangan berasal dari Kementerian Luar Negeri RI , SM dan ML dapat menekuni kontrol kesehatan dan selanjutnya dapat segera direpatriasi ke Indonesia.

Sobejana mengatakan bahwa operasi militer masih berjalan untuk menyelamatkan tawanan Indonesia lainnya yang berinisial MF.

“Dia dapat saja melarikan atau masih ditahan oleh kelompok tersebut, menjadi kami dapat laksanakan operasi militer lagi,” katanya.

Operasi penyelamatan ini berjalan sebulan sesudah seorang pria Inggris dan istrinya dibebaskan oleh pasukan Filipina. Mereka sempat diancam dapat dipancung oleh kelompok selanjutnya jika tak diberi uang tebusan.

Sebelumnya, terhadap Mei lalu, pengamat burung Belanda Ewold Horn dibunuh oleh para penculiknya ketika dia mencoba melarikan diri selama operasi penyelamatan. Sebelumnya dia sempat ditahan selama tujuh tahun.

Presiden Jokowi Akan Mengumumkan Pemenang Desain Ibu Kota Baru

Presiden Joko Widodo sudah menentukan salah satu berasal dari lima opsi desain ibu kota baru. Desain ini merupakan hasil sayembara yang diikuti 557 peserta. Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil yang menjadi salah satu dewan juri menjelaskan, berasal dari 557 desain yang masuk, tersaring 5 desain. Kelima perancang desain ibu kota baru itu diundang ke Istana pada Jumat (20/12/2019) untuk mempresentasikan hasil karyanya kepada Kepala Negara. Jokowi pun menentukan satu desain yang dinilai paling baik.

“Pilihan presiden aku kira luar biasa. Presiden sudah menganjurkan ke dewan juri sebab pengumumannya harus surat berasal dari dewan juri,” kata Ridwan Kamil usai menyaksikan presentasi lima desain terpilih bersama dengan Jokowi. Menurut Ridwan, wejangan Jokowi akan menjadi pertimbangan bagi dewan juri. Setelah ini, dewan juri akan jalankan rapat untuk menentukan pemenang. “Nanti tanggal 23 diumumkan pemenangnya sesuai bersama dengan wejangan juri dan petunjuk Presiden,” kata dia. Ridwan Kamil yang juga seorang arsitek ini meyakinkan desain pemenang akan amat diterapkan di Ibu Kota baru yang terdapat di lebih dari satu lokasi Penajam Passer Utara dan Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur. Kendati demikian, akan tersedia ruang pergantian tata letak pada desain yang terpilih nanti seumpama tidak sesuai bersama dengan kondisi di lapangan. Tak menutup kemungkinan juga desain berasal dari pemenang juara pertama akan dikombinasikan bersama dengan desain berasal dari pemenang lainnya.

“Nanti tersedia wejangan penyempuraan, si pemenang kemungkinan 80 prosen perfect, tidak cukup 20 persennya diisi berasal dari juara-juara lain yang kita anggap dapat dimasukkan,” ungkapnya. Sementara berkenaan desain Istana Negara dan bangunan pemerintahan lain, Ridwan menyebut, tidak harus sepenuhnya disayembarakan. Sebab, yang paling penting desain dan inspirasi besar ibu kota negara sudah tersedia. “Kita menyaksikan timing dan kebermanfaatannya, menjadi tidak seluruh harus disayembarakan juga. Lain-lain dapat penunjukkan, dapat (berdasarkan) kredibilitas dan pengalaman,” ujarnya.

Istri Memukuli Suami Yang Terkena Stroke Dipolisikan

Polisi mengunjungi kediaman MF (34), perempuan yang viral dikarenakan menganiaya suaminya berinisial HT (64), penderita stroke. Kanit Reskrim Polsek Metro Penjaringan Kompol Mustakim mengatakan, perempuan itu berontak waktu hendak dibawa ke Mapolsek. “Pada waktu itu kita amankan, sang istri berinisial MF itu teriak-teriak, istri histeris lah,” kata Mustakim di kantornya, Rabu (18/12/2019). Bahkan pelaku sampai memukul dan menendang petugas yang berupaya membawanya ke Mapolsek.

“Ngamuk lah pokoknya, kita dipukuli memanfaatkan HP,” ujar Mustakim.

Berdasarkan info keluarga MF, perempuan selanjutnya diduga mengalami masalah kejiwaan. Dugaan itu diperkuat waktu petugas coba menginterogasi MF. Akhirnya, polisi mempunyai MF ke rumah sakit jiwa di Grogol, Jakarta Barat untuk diperiksa. Pihak rumah sakit jiwa membuktikan butuh waktu dua minggu untuk pilih apakah perempuan itu terlalu mengalami masalah kejiwaan.

“Di sana akan ditunaikan observasi selama dua minggu info berasal dari pihak sana. Jadi kita masuknya tanggal 11 (Desember), ya bisa saja nanti menjelang tanggal 24-25 sudah tersedia info berasal dari rumah sakit jiwa,” ujar Mustakim. Adapun masalah itu sudah dilaporkan oleh keluarga korban ke Polsek Metro Penjaringan sesudah video penganiayaan yang direkam sendiri oleh MF viral di media sosial. Jika MF dinyatakan tidak mengalami masalah kejiwaan, maka ia bisa dikenakan pasal 351 mengenai penganiayaan berat bersama ancaman hukuman lebih berasal dari empat tahun penjara.

Negara-negara yang memberlakukan hukuman mati

Isu hukuman mati bagi koruptor lagi menjadi topik obrolan di Indonesia. Pada 2015, Amnesty International mencatat ada 1.600 lebih eksekusi terhadap 2015, terkecuali Cina. Data ini 54 % lebih tinggi dibanding 2014.

Berikut negara-negara yang memberlakukan hukuman mati bagi koruptor atau masalah penyuapan lain, yang diluas Rappler, mengutip laporan Death Penalty Database of the Cornell Center on Death Penalty Worldwide, dikutip 11 Desember 2019.

Cina
Cina berada di 3 negara paling atas yang udah lakukan eksekusi terhadap 2015, bersama Iran dan Pakistan. Namun, eksekusi ini diakui benar-benar rahasia, supaya susah untuk menghitung angka kematiannya. Tahanan dilaporkan tidak berlama-lama di hukuman mati tapi dieksekusi segera atau diberi sementara dua tahun penjara sebelum dieksekusi.

Pemerintah Cina mengeksekusi orang gara-gara kejahatan ekonomi dan politik. Pejabat yang mengambil alih bagian didalam penyelundupan narkoba, perdagangan manusia, dan penyelundupan obat-obatan yang dikendalikan oleh negara untuk penjualan ilegal juga dihukum mati.

Pada tahun 2011, Cina menjatuhi hukuman mati kepada Xu Maiyong, mantan wakil wali kota Kota Hangzhou, dan Jiang Renjie, wakil walikota Kota Suzhou terhadap 2011. Para pejabat dinyatakan bersalah lakukan suap sebesar US$ 50 juta atau Rp 700 miliar.

Korea Utara
Seperti Cina, Korea Utara juga benar-benar tertutup berkenaan penerapan hukuman mati. Laporan menjelaskan kerahasiaan ini meningkat kala Kim Jong-un mengambil alih alih kepemimpinan negara.

Sulit untuk mengkonfirmasi laporan yang ada gara-gara negara umumnya tidak mengumumkan eksekusi. Media internasional umumnya terkait terhadap sumber-sumber Korea Selatan.

Eksekusi paling kontroversial di Korea Utara sejauh ini adalah eksekusi paman Kim Jong Un, Chang Song-thaek, terhadap 2013. Chang memegang jabatan senior di partai yang berkuasa dan merupakan wakil ketua Komisi Pertahanan Nasional.

Laporan media pemerintah menjelaskan dia dituduh lakukan korupsi, di mana dia memindahkan unit-unit konstruksi ke kontaknya, mengupayakan menggulingkan negara, dan memobilisasi kudeta, di antaranya.

Korea Utara juga dilaporkan membunuh Jenderal Pyon In Son, mantan kepala operasi di Tentara Rakyat Korea. Sumber-sumber Korea Selatan menjelaskan dia dieksekusi terhadap 2015, dua bulan sehabis dia dipecat dari posisinya atas tuduhan korupsi dan kegagalan untuk mengikuti perintah.

Irak
Kematian Ali Hassan al-Majid atau “Ali Kimia” di Irak terhadap 2010 adalah eksekusi paling tenar di Irak. Dia dihukum gara-gara kejahatan terhadap kemanusiaan, juga serangan gas beracun di wilayah Kurdi terhadap tahun 1988.

Pada sementara sanksi PBB terhadap Irak terhadap 1990-an, ia memegang banyak jabatan senior pemerintah dan dilaporkan manfaatkan kekuasaannya untuk penyelundupan dan kesepakatan bisnis. Korupsi terang-terangnya dijadikan sebagai alasan di balik pemecatannya sebagai menteri pertahanan terhadap 1995.

Iran
Tidak ada eksekusi pejabat publik di Iran yang dilaporkan secara luas gara-gara kebijakan kerahasiaannya yang ketat. Tetapi di bawah hukum mereka, pelanggaran seperti pemalsuan, penyelundupan, berspekulasi, atau mengganggu memproses oleh pejabat sanggup dihukum mati.

Meskipun demikian, ribuan orang dikatakan udah dieksekusi di Iran sejak Hassan Rouhani menjadi presiden terhadap 2013, menurut Hak Asasi Manusia Iran.

Thailand
Thailand mengeksekusi pejabat pemerintah, perwakilan demokratis, pejabat pengadilan, atau jaksa penuntut gara-gara menuntut atau menerima suap, meskipun tampaknya, tidak ada yang dieksekusi gara-gara kejahatan semacam itu.

Pada bulan Juli 2015, bagian parlemen mengamandemen UU Anti-Korupsi untuk memperluas hukuman mati kepada pejabat asing dan staf organisasi internasional yang lakukan suap.

Laos
Warga negara, juga pejabat publik, yang mengganggu perdagangan, pertanian, atau aktivitas ekonomi lainnya bersama maksud menyebabkan kerusakan ekonomi negara sanggup dihukum mati.

Vietnam
Penggelapan sanggup dihukum mati di Vietnam, asalkan jumlah yang dikorupsi sebesar 500 juta dong atau lebih (sekitar Rp 300 juta lebih), atau terkecuali korupsinya miliki konsekuensi benar-benar serius. Suap sebesar 300 juta dong atau lebih (Rp 181 juta) juga dikenakan hukuman.

Pejabat yang lakukan perdagangan lintas batas ilegal atas benda-benda berharga tinggi dan kasus-kasus benar-benar serius didalam pembuatan, penyimpanan, pengangkutan, atau pengedaran duit palsu, surat utang negara, atau obligasi juga sanggup dihukum mati.

Myanmar
Di Myanmar, lakukan pelanggaran narkoba bersama mengambil alih keuntungan dari dampak atau kekuasaan seorang pelayan publik sanggup dihukum mati.

Maroko
Moroko memberlakukan hukuman mati untuk korupsi terutama terkecuali hakim atau bagian juri menjatuhkan vonis. Namun, laporan menyatakan bahwa eksekusi paling akhir di Maroko ditunaikan terhadap 1993 silam.

Yang dieksekusi adalah Mohamed Tabet, seorang komisaris polisi utama yang dihukum gara-gara bermacam tuduhan serangan tidak senonoh, kekerasan pemerkosaan, pemerkosaan dan penculikan, dan tindakan dan hasutan untuk lakukan kerusuhan.

Indonesia
Di Indonesia, beberapa tindakan korupsi, yang mempengaruhi keuangan atau ekonomi negara secara besar-besaran, sanggup dihukum mati.

Indonesia melanjutkan eksekusi terhadap tahun 2013, mengakhiri moratorium hukuman mati 5 tahun sejak tahun 2008. Menurut Amnesty International, kurang lebih 130 orang menjadi terpidana mati di Indonesia terhadap tahun 2012.

Di Indonesia hukuman mati bagi koruptor udah diatur didalam UU Nomor 31 Tahun 1999 berkenaan Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi. Pasal 2 ayat 2 Undang-Undang secara eksplisit menjelaskan bahwa hukuman mati sanggup dijatuhkan bagi pelaku tindak pidana korupsi didalam situasi tertentu.

Dalam penjelasan pasal tersebut, disebutkan bahwa yang dimaksudkan situasi khusus adalah andaikan tindak pidana ditunaikan kala negara berada didalam situasi bahaya, berjalan bencana alam, ulangi tindak pidana korupsi, atau negara didalam situasi krisis ekonomi dan moneter.

Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) meyakinkan ketidaksepakatannya terhadap wacana pemberian hukuman mati bagi koruptor atau pelaku kejahatan lainnya, gara-gara hak asasi manusia adalah absolut.