Live Draw HK Result HK Nowgoal365 IDN Poker

Channel berita Al Mayadeen Lebanon membahas pembongkaran kode serta sandi pesawat tanpa awak canggih Amerika Serikat oleh pihak Iran. Komandan AU Iran menegaskan bahwa MQ-4 Triton sudah menjadi sampah di mata Teheran.

Wafa Saraya presenter khusus studio Al Mayadeen di Teheran mengundang Hassan Ahmadian, Dosen analisis Timur Tengah universitas Teheran dan Melhem Raya dalam acara khusus membahas Iran dan Pemilu Parlemen 2020.

Mungkinkah Iran bisa mengontrol pesawat tanpa awak Amerika dari jarak jauh?

Ahmadian dalam menjawab pertanyaan, melalui pernyataan Komandan AU IRGC tentang MQ-4, apakah Iran unjuk kekuatan?

“Ya. Iran fokus dalam hal yang mampu dikerjakan. Perseteruan panas antara Iran-Amerika, salah satunya dalam bidang teknologi, khususnya teknologi pesawat tanpa awak atau drone. Global Hawk telah tunduk, padahal drone itu adalah salah satu teknologi level tinggi Amerika, bahkan menjadi salah satu dari 4 model drone kebanggaan Washington.

Amir Ali Hajizadeh, Komandan AU Iran mengabarkan kesuksesan Teheran dalam membongkar kode serta sandi MQ-4 Triton. Ini adalah pesan bahwa Iran sudah sampai pada langit tinggi itu. Dan MQ-4 sudah tidak berdaya lagi menghadapi Iran, karena semua rumusannya sudah didapat.

Iran sudah mampu mendeteksi semua pesawat tanpa awak Amerika yang ingin lewat langit Teheran. Bahkan kontrol jarak jauh sudah bisa dilakukan. Ini penuh pesan”, jelas Ahmadian menjawab pertanyaan presenter.

Melhem Raya menganalisa waktu orasi dan pengakuan sang Komandan Angkatan Udara.

“Kabar kesuksesan ini disebar pasca serangan ke Ain al-Assad, yang sekaligus menjadi ajang kemampuan rudal Iran di depan mata Amerika. 15 menit sebelum serangan ke Ain al-Assad, Iran melakukan serangan cyber ke perangkat pesawat tanpa awak Pentagon di Ain al-Assad. Mereka memutus hubungan drone dengan kamar kontrolnya dan diklaim bahwa Amerika kebingungan. Cyber Iran telah menunjukkan taringnya.

Komandan Amir Ali Hajizadeh menyatakan bahwa semua kode MQ-4 sudah didapat dan Iran mampu mengontrolnya dari ribuan kilometer. Pernyataan ini mengandung pesan penting. Iran telah mengembangkan proyek teknologi tandingan pesawat Amerika tersebut. Ini adalah hal paling besar.

Kita masih ingat Lockheed Martin RQ 170 yang masuk wilayah Iran dari perbatasan Afganistan di Timur Iran. Iran mengambil alih pesawat tersebut dan mengontrolnya mendarat dengan selamat. Maka jika Iran sukses mengembanglan teknlogi tandingan, ini sangatlah strategis”, jelas Melhem Raya.

Lalu kenapa Iran baru mengumumkan pasca beberapa bulan?

Ahmadian menjawab, “Perang adalah perang narasi. Amerika mengatakan, serangan Iran kecil. Iran membalas, serangan Iran sangatlah serius hingga menewaskan dan melukai sejumlah prajurit.

Satu berita mengabarkan bahwa drone Iran mengambil foto serangan ke Ain al-Assad. Sangatlah baik jika memang benar terjadi, lalu foto-foto itu diunggah. Dari sisi narasi dan teknologi, Iran benar-benar perang dengan Amerika Serikat. Iran berupaya membuktikan bahwa klaim Amerika hoaks”.

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *